KAU DAN AKU TERLUKIS DI TELAPAK TANGAN SANG BAPA
KAU DAN AKU TERLUKIS DI TELAPAK TANGAN SANG BAPA Tidak semua keinginan dapat kita raih terkadang apa yang kita kumpulkan dgn susah payah hrs kita relakan brhmburn ditanah namun, pemenang sejati adalah dia yg mampu mensyukuri apapun yg terjadi terkadang kita menuduh DIA bisu, karena DIA tak segera menjawab terkadang kita menuduh DIA tuli, karena DIA seprtinya tak mendengar terkadang kita menuduh DIA jahat, ketika DIA mengambil yg baik padahal sesungguhnya DIA sedang menggantinya dgn yg terbaik masalahnya hanyalah masalah waktu seandainya kita mau sedikit bersabar kita kan melihat waktu-NYA pastilah yg terindah DIA tak meminta apapun dari kita, DIA hanya meminta kita mempercayai-NYA dengn sepenuh hati. dengarkan apa yg di katakan-NYA :" Oleh kerana engkau berharga di mata-KU dan Mulia dan AKU INI mengasihi engkau "(Yesaya-43:4aku)" lihat, AKU telah melukiskan engkau di telapak tangan-KU " (Yesaya-49:16a)