Catatan

Tunjukkan catatan dari September, 2017

KAU DAN AKU TERLUKIS DI TELAPAK TANGAN SANG BAPA

KAU DAN AKU TERLUKIS DI TELAPAK TANGAN SANG BAPA Tidak semua keinginan dapat kita raih terkadang apa yang kita kumpulkan dgn susah payah hrs kita relakan brhmburn ditanah namun, pemenang sejati adalah dia yg mampu mensyukuri apapun yg terjadi terkadang kita menuduh DIA bisu, karena DIA tak segera menjawab terkadang kita menuduh DIA tuli, karena DIA seprtinya tak mendengar terkadang kita menuduh DIA jahat, ketika DIA mengambil yg baik padahal sesungguhnya DIA sedang menggantinya dgn yg terbaik masalahnya hanyalah masalah waktu seandainya kita mau sedikit bersabar kita kan melihat waktu-NYA pastilah yg terindah DIA tak meminta apapun dari kita, DIA hanya meminta kita mempercayai-NYA dengn sepenuh hati. dengarkan apa yg di katakan-NYA :" Oleh kerana engkau berharga di mata-KU dan Mulia dan AKU INI mengasihi engkau "(Yesaya-43:4aku)" lihat, AKU telah melukiskan engkau di telapak tangan-KU " (Yesaya-49:16a)

M A A F

Tuhan, terima kasih atas rahmatMu. Sadarkanlah mereka yang selalu memilih kekerasan dalam menyikapi perbedaan. Tuhan memang janjikan yg terbaik untukmu, tp tak berarti segalanya akan mudah. Yg penting jangan menyerah dan teruslah berusaha. Ketika kamu telah melakukan semua yg bisa kamu lakukan, Tuhan akan melakukan apa yg tak bisa kamu lakukan. Jangan putus asa! Berhati-hatilah dalam berkata, karena sebuah kata MAAF tak selalu menyembuhkan luka yg ada Bila mengerti bahwa setiap rasa sakit hati adalah skenario pendewasaan diri, maka tidak akan ada kemarahan, ikhlas menjalani Suatu saat nanti engkau akan ngeh bahwa ternyata semua rasa sedih selama ini telah membuat engkau menjadi lebih baik. Engkau tidak perlu harus selalu mengerti apa yg sedang terjadi, engkau hanya perlu percaya bahwa akhirnya pasti akan indah Setiap kesedihanmu adalah masa-masa ujian ketegaran. Sama sekali tidak ada maksud jahat atas semua kepedihan itu. Kebahagiaan berawal dari mengikhlaskan yang sudah-sudah,...

NASEHAT UNTUK ANAK RANTAU

NASEHAT UNTUK ANAK RANTAU Dari kampung halaman hanya bermodal sebuah niat dan tekad yang bulat Niat Mencari Ilmu karena Ilahi... Niat mencari Ilmu karena akan Menghilangkan kebodohan Bukan niat untuk mencari sebuah kekuasaan dan kejayaan Engkau pergi membawa tugas amanah yang harus Engkau sampaikan Langkahmu harus tegap bagaikan bagai punggawa - punggawa kerajaan Tanah dimana Engkau dilahirkan harus rela Engkau tinggalkan Demi cita - cita yang luhur yang harus Engkau dapatkan Jangan pernah ragu walau dirimu ditanah Orang Jangan ada kata menyerah walaupun kehidupan tak seindah yang kau bayangkan Tetaplah semangat demi petanggung jawaban Ingatlah Orang yang telah berkorban demi kemajuanmu Ingat Orang Tua mu yang telah bersusah payah Mencari rizki untuk Dirimu Jangan pernah mengecewakan Mereka Keberhasilanmu adalah senyuman Orang Tuamu Kegagalanmu adalah tangisan Orang Tuamu. Jangan sombong .....!!! Karena kesombongan hanya akan membuat dirimu tak berarti Ingat dirimu ...